Hari gini masih GALAU? Apa Kata Akhirat ?


Terkadang kita begitu stress dalam menghadapi problema hidup, bahkan banyak kasus bunuh diri terjadi karena mereka mengganggap dengan mati, semua masalah akan hilang. Padahal bukan, justru sangat jelas malah justru menambah masalah karena menumpuk dosa. Saat kita galau, ingatlah bahwa selalu ada ALLAH bersama kita. Sebagai seorang muslim, janganlah kita mengartikan galau sebagai situasi kacaunya pikiran, melainkan GALAU adalah God Always Listening And Understanding. Dan jadilah sesosok orang yang ANDILAU ( Anti Dilema dan Galau ).

Seperti dalam Surat Ath-Tholaq ayat 2-3 yang disebut sebagai Ayat Seribu Dinar. Bahwa kita harus yakin Allah bersama orang-orang yang senantiasa takwa kepada- Nya, dan Allah pasti memberi kita solusi di tiap masalah.

3…………… َﻮُﻫَﻒِﻬَّﻠﻟﺎﻯَﻠَﻋْﻞَّﻛَﻮَﺘَﻴﻨَﻣَﻭ ِﻩِﺭْﻡَﺄُﻐِﻟﺎَﺒَﻬَّﻟﻝﺎَّﻧِﺈُﻬُﺒْﺴَﺣ ﺍًﺭْﺪَﻗٍﺀْﻲَﺸِّﻠُﻜِﻠُﻫَّﻞﻟﺎَﻠَﻌَﺟْﺪَﻗ

“Barangsiapa bertakwa kepada ALLAH niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada ALLAH niscaya ALLAH akan mencukupkan (keperluan)nya.Sesungguhnya ALLAH melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya ALLAH telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” ( QS. Ath-Tholaaq ayat 3 )

ALLAH memberi kita masalah adalah untuk mengetahui kadar keimanan kita. Semakin banyak masalah yang kita hadapi itu pertanda bahwa ALLAH sayang pada kita. Dengan masalah kita menjadi lebih dewasa dalam bersikap. Jangan pernah berkata, ‘Ya ALLAH, masalahku sangat besar’. Tapi berkatalah, ‘Hai, masalah. ALLAH itu Maha Besar’. ALLAH tak pernah memberi cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya.

Yakinlah ALLAH tidak menjanjikan bahwa kehidupan ini mudah tetapi ALLAH menjanjikan bahwa Ia kan selalu ada di saat diri kita susah. Berkali-kali kita putus asa, berkali-kali kita frustasi bahkan stress berhari-hari. Sedangkan bila dilogika, apakah ada gunanya semua itu kita lakukan? Sementara kehidupan ini terus berjalan. Buat apa kita membuang-buang waktu kita hanya untuk menyesali perbuatan masa lampau kita yang tak kan mungkin bisa berubah. Lebih baik kita berbuat yang terbaik semampu kita untuk masa depan kita. Masa lalu adalah kenangan, kita hidup di hari ini bukan kemarin ataupun besok. Hari ini adalah hari- hari yang kita lalui. Kita tak pernah mendengar kata besok. Besok itu kapan?

Apakah kita punya waktu besok. Di hari ini lah kita hidup, dan di hari ini pula kita menentukan masa depan kita. Karena masa depan kita tergantung pada apa yang telah kita lakukan hari ini.

So, buat apa kita GALAU? Hmm,,Taukah kau siapa pencetus kata GALAU sebenarnya? Ialah Galaulileo Galaulilei (hehe,justkid ϑ). Don’t give up, life must go on. Dalam hidup pasti semua orang mempunyai masalah masing-masing tanpa terkecuali. Bahkan sosok Rasulullah saw pun mendapat masalah dari orang-orang kafir bahkan dari golongan pamannya sendiri yang kafir. Namun beliau tetap sabar dan tabah. Bahwa bila kita senantiasa teguh di jalan ALLAH, ALLAH pun pasti menjanjikan kebahagiaan untuk kita. Linangan air mata yang menetes, serta desiran ombak hawa nafsu yang membumbung tinggi di hati, semua itu hanyalah secuil sikap kita saat menghadapi cobaan. Terkadang masalah itu harus ada untuk menguji kesabaran kita dan seberapa tebal iman kita. Karena karakter seseorang yang sebenarnya dilihat dari bagaimana sikapnya dalam menghadapi masalah.

Tanpa masalah hidup serasa hampa. Dengan masalah hidup terasa lebih dewasa.

Penulis : USWATUN HASANAH
LKMAI Fp Indahnya Islam 2012

About islami123

jendela islami,. Menggapai Indahnya hidup dengan beribdah dan saling berbagi

Posted on 6 Oktober 2012, in LKMAI Edisi 1. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: