Membudayakan Tawadhu


Sahabatku fillah, sekilas gambaran keseharian Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa sallam, Beliau senang berkumpul dengan para fakir miskin dan tidak merasa lebih tinggi dari mereka, berwajah ceriah dihadapan manusia dan tidak merasa lebih baik dari mereka. Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa sallam yang merupakan nabi umat ini menyapu rumahnya, memerah susu kambing, menjahit baju, makan bersama pembantunya, membeli kebutuhan di pasar, menyalami orang dewasa dan anak kecil, orang kaya dan fakir dari kalangan kaum muslimin.

Sahabatku fillah, inilah bentuk ketawadhuan yang diaplikasikan oleh Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa sallam dalam kesehariannya. Bagi kita sebagai seorang muslim sudah sepantasnya mengikuti jejak Beliau Shallallahu`alaihi Wa sallam dalam meneladani sifat tawadhu ini. Orang muslim adalah orang yang tawadhu tanpa harus menghina dirinya dan sama sekali tidak boleh sombong.

Allah Ta`ala berfirman:
” Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman ” (Asy Syu`raa; 215)

Sahabatku fillah, membudayakan sifat tawadhu cerminan pribadi muslim. Semoga kita bisa mengaplikasikan sifat tawadhu dalam setiap aktivitas kita. Aamiin.

About islami123

jendela islami,. Menggapai Indahnya hidup dengan beribdah dan saling berbagi

Posted on 9 September 2012, in Akhlak. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: