Tanam Satu Tumbuh Seribu


Tanam satu tumbuh seribu bisa diartikan satu kebaikan akan menumbuhkan kebaikan lain yang lebih banyak lagi. Ibarat kita menanam satu pohon buah mangga, pada akhirnya pohon mangga itu akan menghasilkan buah mangga yg lebih banyak lagi. Sifat dan kepribadian seperti inilah yang seharusnya kita terapkan di dalam kehidupan kita sehari-hari. ALLOH SWT Berfirman :

:مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِنْهَا وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (سورة القصص:84)

“Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS. Al-Qashash: 84)

“Barang siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barang siapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan)”. ( QS Al-An’am:160)

Kita ambil contoh dari ibadah Sholat dan Shodaqoh. Sholat merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Bahkan sholat menjadi penentu baik buruknya amalan seseorang. Rasulullah SAW Bersabda : “Awal mula amalan yang dihisab (dihitung) atas seorang hamba pada hari kiamat (nanti) adalah sholat. Maka jika sholatnya itu baik, baiklah seluruh amalnya. Dan jika sholatnya jelek, maka jeleklah seluruh amalnya”. (HR Thabrani)

Sholat juga bisa mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Firman ALLOH SWT:

“Sesungguhnya sholat itu dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar”. (QS Al-Ankabut;45)

Terkadang orang salah menafsirkan Firman ALLOH diatas, Orang awam berpendapat bahwa selama kita mengerjakan sholat, maka perbuatan keji dan munkar itu akan hilang dengan sendirinya dari diri kita. Sehingga akan timbul pertanyaan;

“ Kenapa dia sholat, tapi tetap melakukan maksiat..??”.

Padahal pendapat itu sangat keliru, yang benar adalah, jika kita mendirikan sholat, maka kita akan tahu tentang aturan-aturan ALLOH yang diberikan kepada kita. Dari situlah kita akan berupaya untuk menjalankan segala perintah ALLOH dan menjauhi segala laranganNYA. Sehingga kita dapat menghindari berbuat keji dan munkar.Adapun dengan mendirikan sholat berjama’ah, ada beberapa kebaikan lain yang akan kita dapatkan, antara lain:

1. Belajar untuk disiplin waktu
2. Dapat mempererat silaturahmi
3. Salah satu jalan memperoleh rizqi
4. Dapat melatih kesabaran Dll.

Adapun Shodaqoh yaitu mengeluarkan sebagian rizqi yang kita terima dari ALLOH untuk diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Salah satu kebaikan dari shodaqoh adalah rizqi kita akan dilipatgandakan oleh ALLOH.ALLOH SWT Berfirman:

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Baqoroh:261)

Adapun kebaikan lain yang bisa kita dapatkan dari shodaqoh, diantaranya :
1. Harta kita akan lebih barokah dan manfaat
2. Dapat membantu meringankan beban orang lain
3. Dapat menyambung silaturahmi
4. Sebagai tabungan kita di akhirat Dll.

Dari kedua ibadah diatas, bisa kita simpulkan bahwa apabila kita berbuat satu kebaikan di dalam hidup kita, maka kita akan memperoleh kebaikan lain yang lebih banyak lagi. Bahkan kebaikan itu tidak hanya dirasakan oleh pribadi kita, melainkan oleh orang-orang yang ada disekitar kita.

Terakhir, saya berpesan kepada pribadi dan saudara semua, marilah kita membiasakan diri untuk selalu berbuat kebaikan. Karena apapun yang kita kerjakan, maka hasil akhirnya (balasannya) akan kembali kepada diri pribadi kita masing-masing.Firman ALLOH SWT:

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, Maka itu adalah untuk dirinya sendiri dan Barang siapa yang mengerjakan kejahatan, Maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanlah kamu dikembalikan. (QS. Al-Jaatsiyah; 15)

Penulis: Wahyudi wa ikhwanulkarim
LKMAI Fp Indahnya Islam 2012

About islami123

jendela islami,. Menggapai Indahnya hidup dengan beribdah dan saling berbagi

Posted on 8 September 2012, in Ibadah, LKMAI Edisi 1, Lomba Islami. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: