Biasakanlah Dalam Keadaan Suci


Kenapa kita diajak untuk senantiasa dalam keadaan suci, dimanapun kita berada dan kapanpun. memang dalam keseharian kita hanya bersuci ketika akan melaksanakan ibadah saja, seperti sholat, membaca al qu’ran, puasa dan dzikir. kita hanya membersihkan diri ini ketika akan menghadap kepada sang illahi, Allah Ta’ala.

tetapi taukah kita, bahwa maut, ajal dan kematian tidak ada yang tahu, tidak ada yang bisa menebak, datang tak diundang dan pergi membawa nyawa kita. untuk itulah ayo selagi kita masih mampu, bersihkan diri kita, sucikan tubuh kita sucikan hati kita dari segala kotoran yang masih menempel dalam tubuh kita ini.

hal lain yang terpenting dari membersihkan diri dan bersuci ini adalah kondisi dimana setan dan jin akan lebih mudah masuk kedalam tubuh kita ketika kita dalam keadaan tidak bersih alias kotor. godaan demi godaan, rayuan demi rayuan akan semakin menjepit kita dan menjadikan kita mudah terhasut / termakan oleh setan. bagaimana bila kita dipanggil allah ketikadalam kondisi tersebut?.
bersuci adalah membersihkan tubuh kita dari kotoran yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu hadas kecil dan hadas besar. jika habis terkena hadas kecil kita cukup dengan berwudlu. akan tetapi ketika kita abis melakukan hadas besar, maka kita diwajibkan untuk melakukan mandi besar.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapatair, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun. [4 : 43|

lantas bagaimana bila kita sedang bekerja, dengan jam yang ketat, hanya bisa kekamar kecil atau mengambil air wudlu ketika jam istirahat saja dan pada saat itu kita bolak balik buang angin terus?. tentunya allah tidak akan mempersulit umatnya. insyaallah tayamum diperbolehkan bila kita dalam keadaan terjepit. tetapi bila masih dimungkinkan kita untuk mengambil air wudlu maka usahakan untuk tetap mengambil air wudlu

Fp Indahnya Islam

About islami123

jendela islami,. Menggapai Indahnya hidup dengan beribdah dan saling berbagi

Posted on 28 Maret 2012, in renungan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: